Bandung, 2024.
"Kenapa Bandung?..." Tanya mereka yang sering menonton tiktok dengan caption puitis dan lagu sendu. Di Bulan Agustus, menginjakan kaki di kota ini terasa menyegarkan, seperti pelarian yang diatur dengan sempurna. "Perjalanan ini menyenangkan" ucapku. Katanya, "Bumi Pasundan Lahir Saat Tuhan Sedang Tersenyum" Mungkin itu alasan yang cukup kenapa memilih kota ini. Apakah memori baik akan selalu terulang dengan menyenangkan?, Belum tentu . Nyatanya, berbanding tebalik dengan yang terjadi di bulan Oktober - November kala itu. Bahkan, ketika pertanyaan itu dilo ntarkan (lagi), Saya tidak tau jawabannya apa selain, t-e-r-p-a-k-s-a . "Memangnya kota apa ini?", "Apa yang menarik dari sini?", "Apa yang membuat kota ini spesial?", Pertanyaan itu semua muncul karena seketika tidak ada yang menarik perhatian di kota ini, rasanya hanya menimbulkan kebingungan dan kesengsaraan yang asing. Saya bisa saja setelah itu berjalan - jalan me...