Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Berani Bertindak atau Berani Diinjak?

Di sebuah meja yang sama,  terdapat tiga kepala yang sedang duduk dengan mimpi yang dipaksa searah. Masing masing memiliki nama, mereka adalah warna.  Mereka bukan warna primer dan tidak bisa berdiri sendiri. Namun, mereka tercatat dalam sebuah sejarah kecil peradaban. Tercipta dari kumpulan percampuran warna yang tak selalu selaras.  Mereka adalah Dongker, Magenta, dan Abu. Karakteristik mereka benar-benar berkebalikan. Namun justru di situlah letak ciri khasnya. Dongker hadir seperti kedalaman yang tenang, dan menyimpan banyak rahasia. namun sering kali berubah menjadi gelap yang menelan cahaya. Ia percaya dirinya adalah sebuah kompas,  meski tak jarang lupa bahwa kompas juga butuh peta. Dongker mulai berani dan percaya diri,  maka ia berdiri paling depan dengan suara paling lantang, ia rasa langkahnya paling benar seperti kompas dunia hanya menunjuk ke arahnya.  Mungkin, itu adalah bentuk kepercayaan diri yang tiada habisnya karena menimbun ribuan pujian...

"Kacang Lupa Kulit (?)"

  Di perjalanan ini, ada pasangan tua yang sempat hidup bahagia, sampai pada suatu ketika salah satu dari dua orang tersebut mati. Kematiannya cukup meninggalkan bekas pada beberapa orang, terutama pada seseorang cucu yang takut dimarahi oleh seisi dunia akan kesalahan yang tidak sengaja ia buat.  Mundur ke beberapa waktu silam, hidup seorang nenek dan kakek yang di masa tua-nya masih bekerja, dan mungkin menurut mereka itulah “kehidupan di masa tua yang mereka inginkan”, entah karena memang ingin atau karena keadaan.  Di suatu ketika Sang Nenek mengalami kecelakaan yang menyebabkan tulang lengannya patah. Waktu pun berlalu, ada 2 cucu yang sedang asyik bercanda dengan sang nenek. Sebut saja namanya Dono dan Dana.  Lengan Nenek tidak sengaja tersenggol oleh Dono, nenek masih tertawa namun tak kuasa menahan sakit di tangannya yang sedang dalam masa pemulihan, ia pun menangis tanpa sadar. Nenek tidak marah sama sekali. Namun, cucu sudah terlebih dulu mendapatkan ancama...